Selasa, 15 Maret 2016

PBB, Tahun Internasional Anak-Anak, 1979. VI.

Meneruskan unggahan yang lalu, kali ini kembali diunggah beberapa 'dokumen' lainnya. Namun saya unggah ulang sebagian awal kata pengantarnya, sbb.: 
"Di tahun 1990 an, ada yang menawarkan segepok dokumen didalam sebuah stofmap folio berwarna biru (gambar bawah), berisi 23 lembar 'dokumen'. 
Karena belum faham mengenai filateli, maka dokumen tadi disimpan saja ditumpuk dengan buku-buku dan prangko-prangko yang lain."
Beberapa tahun kemudian kami melihat-lihat 'dokumen-dokumen' tersebut.
Ternyata benda filateli bukan hanya keindahan yang menarik tapi 
nilai sejarah nya juga sangat menarik.
Dokumen filateli Indonesia seperti tampak pada gambar bawah ini ada 6 lembar, tapi ada 2 macam desain, makanya hanya 2 dokumen yang ditampilkan.
Sengaja ditampilkan belakangan karena tema 'Sampul Peringatan' nya beda dengan judul dokumennya yaitu 'Tahun Internasional Anak-Anak 1979'.

Dibawah ini gambar 2 macam 'Sampul Peringatan' dengan tema
'Pekan Surat Menyurat Internasional'.
Sampul Peringatan sebelah kiri dan kanan menggunakan prangko sama, di bagian kanan atas menggunakan cap berbeda.

Rabu, 09 Maret 2016

PBB, Tahun Internasional Anak-Anak, 1979. IV.

Meneruskan unggahan yang lalu, kali ini kembali diunggah beberapa 'dokumen' lainnya. Namun saya unggah ulang sebagian awal kata pengantarnya, sbb.: 
"Di tahun 1990 an, ada yang menawarkan segepok dokumen didalam sebuah stofmap folio berwarna biru (gambar bawah), berisi 23 lembar 'dokumen'. 
Karena belum faham mengenai filateli, maka dokumen tadi disimpan saja ditumpuk dengan buku-buku dan prangko-prangko yang lain."
Beberapa tahun kemudian kami melihat-lihat 'dokumen-dokumen' tersebut.
Ternyata benda filateli bukan hanya keindahan yang menarik tapi 
nilai sejarah nya juga sangat menarik.

Ada 1 lembar dokumen dengan 'Sampul Peringatan' berlogo PBB dan 
gambar Monas Jakarta, Indonesia (gambar bawah).
Prangko yang melengkapi Sampul Peringatan diatas adalah prangko Indonesia dengan tema 'Tahun Internasional Anak-Anak 1979'.

Ada juga dokumen dengan sampul dengan 3 buah prangko 'United Nations', seperti terlihat pada gambar dibawah ini.
Kalau melihat cap di prangko, maka sampul diatas dikeluarkan oleh 'United Nations', New York, pada pagi hari tanggal 24 Oktober 1979.
Dengan 3 macam prangko :
'Kebebasan dan Kemerdekaan Namimbia'
'Perdamaian Dunia'
'Menghadapi Bencana'

Masih ada unggahan lanjutan isi stofmap folio 'Tahun Internasional Anak-Anak 1979'.

Sabtu, 05 Maret 2016

PBB, Tahun Internasional Anak-Anak 1979. III.

Meneruskan unggahan yang lalu, kali ini kembali diunggah beberapa 'dokumen' lainnya. Namun saya unggah ulang sebagian awal kata pengantarnya, sbb.: 
"Di tahun 1990 an, ada yang menawarkan segepok dokumen didalam sebuah stofmap folio berwarna biru (gambar bawah), berisi 23 lembar 'dokumen'. 
Karena belum faham mengenai filateli, maka dokumen tadi disimpan saja ditumpuk dengan buku-buku dan prangko-prangko yang lain."
Beberapa tahun kemudian kami melihat-lihat 'dokumen-dokumen' tersebut.
Ternyata benda filateli bukan hanya keindahan yang menarik 
tapi nilai sejarahnya juga sangat menarik.

Dokumen dengan SHP yang diterbitkan Indonesia, bergambar lambang 'Tahun International Anak-Anak, 1979" (gambar bawah), juga termasuk yang ada di dalam 'stofmap biru'. 

Sebenarnya ada 5 domumen yang mirip, perbedaannya terletak pada SHP nya, maka disini hanya diunggah 1 dokumen dan 5 SHP, lihat gambar bawah.
Perbedaan SHP yang terpasang pada dokumen hanya pada letak cap dan 
warna lambangnya saja.

Masih ada unggahan lanjutan isi stofmap folio 'Tahun Internasional Anak-Anak 1979'.

Kamis, 25 Februari 2016

PBB, Tahun Internasional Anak-Anak, 1979. II

Meneruskan unggahan yang lalu, kali ini kembali diunggah beberapa 'dokumen' lainnya. Namun saya unggah ulang sebagian awal kata pengantarnya, sbb.: 
"Di tahun 1990 an, ada yang menawarkan segepok dokumen didalam sebuah stofmap folio berwarna biru (gambar bawah), berisi 23 lembar 'dokumen'. 
Karena belum faham mengenai filateli, maka dokumen tadi disimpan saja ditumpuk dengan buku-buku dan prangko-prangko yang lain."
Beberapa tahun kemudian kami melihat-lihat 'dokumen-dokumen' tersebut.
Ternyata benda filateli bukan hanya keindahan yang menarik 
tapi nilai sejarahnya juga sangat menarik.

Dokumen yang diunggah kali ini menggunakan SHP resmi terbitan PBB di Wina, bergambar kantor pusat PBB di Wina, ibukota Austria.


  Keempat dokumen diatas masing-masing ditempelkan SHP resmi PBB (lihat gambar atas) menggunakan 4 prangko yang berbeda .

Masih ada unggahan lanjutan isi stofmap folio 'Tahun Internasional Anak-Anak 1979' .

Senin, 22 Februari 2016

PBB, Tahun Internasional Anak-Anak 1979. I.

Di tahun 1990 an, ada yang menawarkan segepok dokumen didalam sebuah stofmap folio berwarna biru (gambar bawah), berisi 23 lembar 'dokumen'. 
Tidak terlalu menarik perhatian, baik bentuk maupun gambarnya.
Di bagian depan stofmap folio, ada lambang Perserikatan Bangsa Bangsa dan
logo Tahun Internasional Anak-Anak, 1979.
'Pameran Philateli'
'Pekan Perserikatan Bangsa Bangsa'
24 - 28 Oktober 1979
'Pusat Philateli, Jakarta Raya'

Karena belum faham mengenai filateli, maka dokumen tadi disimpan saja ditumpuk dengan buku-buku dan prangko-prangko yang lain.

Beberapa tahun kemudian kami melihat-lihat 'dokumen-dokumen' yang ada di dalam stofmap tadi. Ternyata berisi dokumen filateli sehubungan dengan diselenggarakannya 'pameran philateli' saat dilangsungkan Pekan P.B.B. di Jakarta pada 24-28 Oktober 1979,
 diselenggarakan oleh Pusat Perkumpulan Philateli Indonesia.
Ternyata dunia filteli bukan hanya indahnya, nilai historis juga mempunyai daya tarik.

Dalam map berisi 'dokumen' yaitu Sampul Hari Pertama atau Sampul Peringatan ditempelkan pada sebuah blangko dari karton tipis (lihat gambar bawah).

Dibawah ini gambar 2 lembar dokumen dengan SHP resmi dari PBB Geneva
dengan SHP yang berbeda prangkonya
Sebelah kiri adalah prangko resmi Tahun Internasional Anak-Anak 1979, 
dari kantor PBB Geneva, sebelah kanan dari kantor PBB New York.

Masih banyak lagi macamnya, insya Allah, akan diunggah pada kesempatan berikutnya.

Kamis, 18 Februari 2016

Dokumen Filateli, Ikan Koi Show.

'Dokumen Filateli' 
Demikian disebut oleh filatelis di Indonesia.
Terbit dan desain sesuai dengan event yang sedang berlangsung.
Keindahan 'Dokumen Filateli' terlihat pada gambar dibawah ini.
  
 Resmi oleh badan pos yang ada.

 Diterbitkan terbatas.
Dokumen Filateli ini hanya diterbitkan sebanyak 2.000 lembar.

Ditempel prangko yang sesuai. 

Rabu, 03 Februari 2016

Meterai Tempel

Dua macam meterai dibawah ini terlihat desainnya mirip, 'tata letak' nya mirip, ada gunung, ada sawah bahkan nilai nominalnya juga sama.
Tentunya  meterai Dai Nippon keluar lebih dulu, baru kemudian meterai Rep. Indonesia menyusul.

Meterai Dai Nippon dikeluarkan pada jaman pendudukan Jepang, sekitar tahun 1942 - 1945.
Selajutnya setelah Indonesia menyatakan kemerdekaan, meterai 15 sen diganti, dengan desain seperti tampak dibawah ini.  

Mungkin Dai Nippon juga meneruskan desain dari meterai Belanda yang tampak seperti dibawah ini. Meterai ini sudah di 'cetak tindih' huruf Jepang (kanji?).
Gambar meterai Belanda diambil dari http://simarakali.blogspot.co.id, sebagai pembanding saja.